Perbedaan Burung Beo Jantan dan Betina

Beo merupakan sebutan nama burung dari keluarga suku Sturnidae (jalak dan kerabatnya). Jenis burung ini menjadi hewan yang sangat di gemari karena kepandaiannya berbicara. Sehingga tidak heran jika banyak orang mencari burung ini sejak piyik pelihara. selain bisa di latih berbicara, burung ini mempunyai penampilan yang indah dan cantik.



Untuk menjodohkan beo, supaya berkembang biak, sebaiknya anda dapat membedakan antara beo betina dengan beo jantan. Bagi pemula, tentunya akan kesulitan untuk membedakan, sebab jika di lihat secara sekilas baik beo jantan dan betina mempunyai kemiripan. Berikut kami jelaskan perbedaan yang mendasar dari beo jantan dan betina, sehingga anda bisa membedakannya.

A. Cara Berdiri 


Tips mudah dalam membedakan beo jantan dengan betina adalah dengan memperhatikan cara beo itu berdiri. Jika beo jantan, berdirinya cenderung sering menunduk atau tubuhnya membungkuk.

Sementara beo betina, berdirinya dengan posisi tubuh yang tegak dan kepala yang menengadah. Perbedaan cara berdiri ini memang wajar, sebab beo jantan mempunyai berat badan yang lebih bila di bandingkan dengan beo betina.

B. Postur Tubuh 


Trik kedua dalam membedakan beo jantan dan betina adalah dengan melihat postur tubuh. Meskipun umurnya sama, namuan beo jantan mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar jika di bandingkan dengan beo betina. Beop jantan terlihat lebih lebar dan berat, sedangkan beo betina tampak lebih ramping dan ringan.

C. Bentuk Kepala 


Layaknya postur tubuh, jika beo jantan memiliki bentuk kepala yang lebih besar bila di bandingkan dengan beo betina yang mempunyai ukuran kepala lebih kecil. Kedua mata pun berbeda, jika beo jantan mempunyai ukuran mata yang lebih lebar bila di bandingkan dengan beo betina.

Kemudian dari segi bentuk kepala juga berbeda, jika beo jantan memiliki sudut yang lebih besar, sementara beo betina mempunyai sudut bentuk kepala yang lebih landai. Untuk bagian kepala belakang, beo jantan terlihat sudutnya melengkung yang menyerupai bentuk siku-siku.

D. Bentuk Paruh 


Bagi orang awam memang bingung membedakan antara beo jantan dan betina. Sebetulnya mudah saja, tinggal melihat bentuk paruhnya. Jika beo jantan mempunyai bentuk paruh yang agak besar, kuat dan pendek. Sementara beo betina mempunyai bentuk paruh yang lebih ramping dan panjang. Jika masih bingung, anda bisa membedakannya dari sebelah sisi samping depan.

E. Jengger 


Untuk membedakan beo betina dan jantan, kamu juga bisa melihatnya dari warna jengger. Jika beo jantan, ia mempunyai jengger yang berwarna kuning namun lebih gelap dan terdapat bentuk segitiga yang tidak beraturan. Sedangkan beo betina, jenggernya berwarna kuning terang dengan di bekali bentuk jengger yang terlihat sempurna.

F. Kloaka 


Cara sederhana untuk membedakan antara beo jantan dengan betina adalah dengan memeriksa atau melihat kloaka ( lubang saluran pembuangan ). Jika beo jantan, ia mempunyai saluran lubang pembuangan yang ada benjolannya. Sedangkan kloaka milik beo betina tampak halus. Kedua lubang kloaka juga berbeda, bila beo jantan mempunyai ukuran kloaka yang lebih kecil bila di sejajarkan dengan beo betina yang jauh lebih lebar.

G. Perilaku 


Cara terakhir paling mudah dalam menentukan apakah beo jantan atau betina adalah dengan memperhatikan perilaku. Beo betina mempunyai perilaku yang lebih cerewet, mempunyai birahi lebih besar bila di bandingkan dengan beo jantan.

Kemudian dari segi volume suara, beo jantan mempunyai suara yang lebih keras jika di bandingkan dengan beo betina. Ketika di latih berbicara, beo betina lebih mudah menirukan bunyi-bunyi rekaman. Jadi, durasi waktu yang dibutuhkan untuk menguasai kata-kata tertentu umumnya lebih pendek dari beo jantan.

Pada malam hari, beo memerlukan waktu beristirahat. Di waktu tersebut, anda bisa menutupi sangkarnya dengan kain (mengerodong). Saat kerodong dibuka, beo betina biasanya akan tetap tenang tanpa mengeluarkan suara. Sebaliknya, beo jantan akan mengeluarkan bunyi-bunyi seperti “kaka… kaka”.

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top