Jenis Burung Beo

Beo merupakan species burung yang memiliki keistimewaan, sehingga tidak asing lagi di telinga kita apabila mendengar nama burung ini. Memang di dunia ada banyak jenis burung kicau, namun begitu jarang ada burung seperti burung beo yang dapat menirukan suara atau beberapa kata yang di ucapkan oleh manusia. Karena hal itulah burung beo banyak di jadikan hewan peliharaan di teras rumah.



Burung beo sendiri mempunyai banyak speicies yang beraneka ragam. Apabila dilihat dari pembagian jenisnya, burung beo di bagi menjadi beberapa jenis di antaranya Beo Biasa (Gracula religiosa), Beo Nias (Gracula Robusta), Beo Enggano (Gracula enganensis), dan Beo Srilanka (Ptilogenys). Untuk jenis pakannya burung beo sangat suka dengan buah-buahan yang berdaging tebal dan juga tidak keras seperti  belalang, jangkrik, capung, dan juga kroto atau telor semut.

A. Kepintaran Burung Beo


Beo adalah jenis burung yang sudah familiar sehingga orang tidak asing lagi ketika mendengar namanya. Selain itu burung beo juga di katakan sebagai burung pintar, karena dapat menirukan suara yang didengarnya, ketika seseorang mengucapkan.

Hal ini berlaku bagi burung beo, sebab ia memiliki bentuk lidah yang hampir sama dengan bentuk lidah manusia. Apabila anda kurang yakin, bisa melihatnya sendiri ketika burung beo menggerakkan lidahnya ke arah belakang dan ke depan.

Tidak hanya itu saja, burung beo juga memiliki kemampuan dalam menggerkan lidahnya yang kurang dari satu milimeter, sehingga bisa menimbulkan perbedaan besar.

B. Habitat Burung Beo 


Adapun habitat burung beo aslinya dapat di lihat dari penyebarannya yang mencakup wilayah di seluruh nusantara tepatnya di hutan-hutan basah dan daerah perbukitan yang tinggi di atas permukaan laut.

Di daerah penyebaran burung beo sendiri dapat dijumpai mulai dari Sri Langka, India, Himalaya, ke timur Filipina, Jawa hingga kepulauan kecil sunda.

Ada beberapajenis burung beo yang tersebar di seluruh nusantara, diantaranya beo nias, beo medan, dan beo lampung.

sekarang ini burung beo menjadi salah satu species burung yang terbilang langkah atau punah akibat dari perburuan liar. Untuk itu, sangat di harapkan jika burung beo bisa berkembangbiak dengan baik supaya keberadaanya tidak semakin langkah.

C. Jenis Burung Beo 


Berikut di bawah ini kami sampaikan beberapa ulasan tentang jenis burung beo yang mungkin informasi ini bisa bermanfaat bagi kalian, diantaranya :

1. Beo Nias atau Gracula Robusta

Pulau Sumatera memiliki flora fauna yang sangat khas, salah satunya burung Beo Nias. ari segala jenis burung, Burung Beo merupakan salah satu yang paling unik. Bagaimana tidak? Spesies ini mampu berbicara dengan cara mengulang perkataan manusia yang didengarnya.

Beberapa ciri dari burung Beo Nias yakni  pada bagian kepala memiliki bulu yang pendek. Di sepanjang cuping telinga menyatu di belakang kepala yang berbentuk gelambir (seperti jengger ayam) yang ada di telinga dan berwarna kuning mencolok.

Sementara bagian sisi kepala burung beo nias terdapat pial berwarna kuning. Sedangkan bagian iris matanya berwarna cokelat gelap. Untuk ukuran paruhnya terbilang besar dan runcing dengan balutan warna kuning orange.

Kemudian  bagian tubuhnya, tertutup bulu yang berwarna hitam pekat, namun di ujung sayap bulunya berwarna putih. Di bagian kedua kakinya warnanya kuning serta punya jari kaki yang jumlahnya empat. Tiga jari yang menghadap ke depan serta jari lainnya menghadap ke arah belakang.

Adapuan jenis makanan yang di sukai oleh burung nias seperti buah-buahan, biji-bijian, dan gemar makan serangga.

Dalam berkembang biak, burung beo nias memiliki musim bertelur, yaitu antara bulan Desember hingga bulan Mei. Biasanya pohon-pohon yang sudah lapuk atau batang pohon tinggi yang masih berdiri tegak, menjadi tempat yang nyaman dipilih oleh para betina yang hendak bertelur.

Umumnya burung beo nias betina yang populasinya mulai punah akan menelurkan 2 sampai 3 butir telur. Kemudian mereka akan mengerami telur yang warnanya biru muda dengan terdapat bercak coklat dan ungu mudah.

2. Burung Beo Jawa

Beo jawa merupakan salah satu jenis burung beo yang asli dari pulau jawa dan sumatera. Secara postur tubuh beo jawa hampir sama dengan beo nias, di sini yang membedakan hanya ukuran tubuh beo jawa lebih kecil bila di bandingkan dengan beo nias.

Apabila di lakukan pengukuran, beo jawa hanya mencapai angka 29-30 cm dari ujung paruh sampai pangkal ekor. Sedangkan untuk bagian jawer atau jengger beo jawa juga berbeda dengan jawer bio nias.

Beo jantan atau betina sama-sama memiliki kemapuan untuk di latih berbicara. Apalagi jika beo yang dilatih diperoleh dari anakan yang masih lolohan. Maka naluri mereka akan semakin cepat menguasai kalimat demi kalimat yang sering diucapkan pemiliknya.

Melatih burung beo yang telah dewasa atau tangkapan hutan umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama, sebelum beo tersebut bisa beradaptasi dengan manusia atau lingkungan baru di sekitarnya.

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top