Cara Beternak Burung Beo

Beo merupakan sejenis burung anggota suku Sturnidae (jalak dan kerabatnya). Beo adalah burung piaraan yang sangat digemari orang karena kepandaiannya berbicara.

Sebagai burung yang istimewa karena mampu menirukan suara manusia, beo memiliki harga jual yang cukup mahal. Populasinya yang terus berkurang juga menjadikan burung hitam cantik ini kian sulit ditemukan. Lalu, mengapa tidak mencoba menangkarnya saja?



Beternak beo memang tidak mudah. Namun jika dilakukan dengan cermat, hal tersebut bisa menjadi usaha dengan prospek cerah. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar beo yang Anda pelihara dapat berkembang biak dengan baik.

1. Memilih Indukan Yang Sehat 


Untuk mendapatkan anakan yang berkulaitas dan baik tentunya juga harus memilih indukan yang sehat dan berkualitas juga. Untuk mengethaui keadaan beo yang sehat mudat saja, seperti aktif dalam berkicau, melompat-melompat, bulunya tidak terlihat kusam, matanya terlihat jernih dan ketika di kasih pakan ia akan lahap memakannya.

Bagi anda yang pemula memelihara beo, ada baiknya jika memilih beo yang masih berusia mudah atau anakan. Selain untuk pemahaman tentang cara merawat beo, anda juga bisa melatih beo berbicara setiap harinya.

2. Makanan Bernutrisi 


Tidak hanya manusia saja yang membutuhkan makanan bernutrisi, namun seekor burung beo juga membutuhkannya, supaya kesehatan dan staminya terjaga dengan baik.

Adapun jenis makana bernutrisi untuk beo seperti voer, serangga, kroto, sayur-sayuran dan buah-buahan. Anda bisa membuat menjadwal makanannya supaya beo tidak merasa bosan ketika di kasih pakan.

Pastikan juga, anda sebagai orang memelihara beo memperhatikan kondisi air. Anda bisa mengganti air minum 2 kali sehari. Perhatikan juga jika wadah dan tempat makannya selalu seyeril alias bersih.

3. Menjaga Kebersihan Tubuh Beo


Tips mudah menjaga kebersihan tubuh beo adalah dengan cara memandikan sih beo setiap hari yakni pagi dan sore hari. Atau juga anda hanya menyediakan air bersih di tepat mandi, dengan sendirinya beo akan mandi sendiri.

4. Menyediakan Kadang Bersih 


Beo tergolong jenis burung yang aktif dan suka melompat-lompat jadi ada baiknya anda menyiapkan kandang yang berukuran besar ( 2m x 1m x 2m ). Kemudian di bagian pojok kandang, sebaiknya sediakan kotak sarang dengan ukuran sekitar 30 cm x 30 cm x 50 cm.

Sebetulnya fungsi kotak sarang tersebut untuk mengerami telur beo itu sendiri. Sementara untuk kebutuhan bertengger, anda bisa menggunakan ranting pohon yang cukup kuat dengan ukuran diameter yang disesuaikan dengan ukuran kaki beo.

Supaya kesehatan tubuhnya beo terjaga dengan baik maka anda harus rajin membersihkan kandang beo dengan handuk basah dan cairan pembersih. Dengan keadaan kandang yang bersih maka menjadikan beo merasa nyaman di dalam kandang.

5. Menjdohkan Beo 


Bagi anda yang memelihara beo sudah menginjak usia 11 bulan, anda bisa menjodohkan beo tersbeut. Untuk mengetahui beo jantan dan betina berjodoh atau tidak mudah sekali caranya. Anda tinggal meletakan kandang beo jantan dan betina secara berdekatan.

Jika kedua jenis beo saling beredekatan ketika malam hari, berati menandakan jika beo tersebut berjodoh dan kedua beo tersebut sudah siap di masukan dalam 1 kandang. Pastikan juga anda memperhatikan kedua jenis beo ini, jika beo yang berjodoh, maka di dalam kandang salah satunya akan mengikuti pergerakannya baik itu yang jantan atau betina .

6. Merawat Anakan Beo 


Setelah beo berhubungan intim, biasanya sang betina akanmenghasilkan telur sebanyak 3-4 butir. Kemudian, selama pengeraman pastikan di sekitar kandang kondisinya tenang dan jauhkan dari tenpat keramaian. Dalam kurun waktu 14 hari, telur beo yang di engkrami akan menetas.

Namun sebaiknya anda jangan langsung merawat anakan beo, ada baiknya berikan waktu 7 hari supaya induk beo yang merawatnya.

Jika sudah 8 hari, anda bisa memindahkan anakan beo ke kandang lain, kemudian berikan pakan yang bernutrisi dengan cara melolohkannya.

Ketiak anakan mulai menginjak usia 2 bulan, anda bisa melatihnya untuk berbicara. Jika anda konsisten melatihnya, maka sampai usia dewasa beo tersebt sudah bisa menirukan suara manusia atau banyak kata yang di ucapkan.

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top