Burung Ayam Ayaman

Burung Ayam-ayaman adalah burung yang waspada dan sering bersembunyi, tetapi kadang terlihat di alam terbuka. Mereka adalah burung yang bersuara nyaring, terutama pada saat subuh dan maghrib dengan suara kokokan yang nyaring.

Burung ini berasal dari suku Rallidae. Burung ayam-ayamn memiliki bentuk fisik yang hampir sama dengan ayam unggas, namun salah satu ciri yang membedakan, burung ini dapat terbang beribu-ribu kilometer.



A. Ciri-Ciri

- Mempunyai panjang tubuh sekitar 30 cm.
- Memiliki paruh yang berwarna kuning.
- Memiliki kaki yang berwarna kelabu kekuning-kuningan.
- Memiliki warnanya coklat kelabu dan burik yang merata.
- Memiliki ukuran kaki yang lebih panjang bila dibandingkan dengan ayam unggas.
- Bulu pada bagian badan di sebelah bawah dan pangkal leher berwarna putih yang terang.
- Kedua kaki memiliki 4 jari kaki yang panjang. Jari kaki yang panjang ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan, sehingga tidak mudah jatuh,  terpeleset, ataupun terperosok ke dalam kubangan lumpur dan tempat yang sangat becek.

B. Habitat 

Habitat aslinya, burung ayam-ayaman ini berasal dari negri ginseng dan bagian utara china. Ketika musim dingin tiba, burung tersebut akan melakukan migrasi ke tempat yang jauh di wilayah selatan seperti Indocina, India, Filipina, Indonesia dan Malaysia.

Apabila nalurinya sudah menetapkan bahwa musim dingin sudah akan berlalu di negeri asalnya, maka Ayam-ayaman yang telah bermukim sementara di negeri-negeri yang beriklim tropis itu bersiap-siap lagi untuk kembali ke tempat asalnya di belahan bumi utara.

Pada saat yang terbaik burung Ayam-ayaman ini akan terbang kembali meninggalkan daerah tropis menempuh jarak hingga beribu-ribu kilometer untuk kembali ke tempat asalnya di utara.

Sementara di nusantara sendiri, burung ayam-ayam bisa di jumpai di daerah Pulau Sumatera, dan Pulau sulawesi ( itupun hanya musim tertentu ). Burung ini cenderung memilih untuk hidup di daerah yang terdapat banyak air seperti rawa-rawa, kolam, dan sawah.

C. Makanan Ayam-ayaman 

Burung ini mencari makan dengan memasukkan paruhnya ke dalam lumpur atau air dangkal. Mereka mencari-cari mangsa di atas permukaan dengan cara menggaruk-garuk tanah. Burung ayam-ayam sangat menyukai jenis makanan yang berupa biji-bijian kecil, padi-padian dan juga serangga-serangga yang hidup di sekitar air.

D. Sifat 

Burung ayam-ayam mempunyai sifat yang beerbeda ketika ia di dataran dan pada saat terbang. Ketika burung ayam di terbang maka burung ini akan menunjukkan manuver penerbangannya yang sangat cekatan dan menakjubkan. Karena memiliki sifat penakut dan suka bersembunyi maka burung ini sangat sulit untuk ditemui.

Sementara jika di daratan, burung ayam-ayaman akan berjalan di dekat semak-semak dengan sangat lambat  namun jika ada sesuatu yang membuatnya merasa takut atau curiga maka burung ini akan bersembunyi di dalam semak-semak.

Di malam hari burung Ayam-ayaman memiliki kebiasaan mengeluarkan bunyi-bunyian suara ketika sedang terbang, seperti “tttooookkk … ttoookkk … tttoookkkk”.

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top