Manfaat Burung Bubut

5 Manfaat Burung Bubut Untuk Pengobatan

Barangkali Anda lebih mengenal burung ini sebagai burung alang-alang. Yah, di beberapa daerah, masyarakat menyebut burung bubut dengan burung alang-alang. Dulu, burung ini kerap kita temui di alam bebas dan kerap kita dengar suara lantangnya. Tetapi, dewasa ini burung bubut sudah sulit sekali kita jumpai. Hal ini disebabkan oleh adanya alih fungsi lahan hijau menjadi area pembangunan gedung dan rumah. Sehingga, burung bubut kehilangan habitat aslinya.

Tidak kita sangka, ternyata burung bubut mempunyai banyak kelebihan salah satunya dapat menjadi obat dari beberapa penyakit. Sebelum mengetahui manfaat dan khasiat burung bubut, sebaiknya kita telusuri dulu seluk beluk burung yang mempunyai nama latin Centropus bengalensis ini. Burung bubut merupakan anggota dari marga Cuculidae dan salah satu jenis dari genus Centropus. Ulat dan serangga semacam laba-laba, belalang, dan insecta lainnya menjadi makanan utama burung ini.


Di alam liar, burung bubut biasa tinggal di daerah padang rumput, vegetasi alang-alang, dan sekitar sungai. Karakter fisik burung bubut, yaitu berukuran tubuh sekitar 40cm dan berbulu coklat kemerahan serta berekor panjang. Burung bubut melindungi diri dari pemangsa dengan bersembunyi di semak-semak. Hal ini disebabkan karena adanya perburuan liar yang kerap dilakukan manusia dengan alasan mengambil manfaat si burung sebagai pengobatan. Selain dapat diambil dagingnya, minyak burung bubut juga kerap diburu manusia. Nah, berikut ini kami ulas beberapa manfaat burung bubut. Chek it out!

Manfaat Burung Bubut

1. Mengatasi Flu

Daging burung bubut sangat berkhasiat untuk mengobati flu. Apalagi saat musim hujan, flu dapat    dengan mudah menular jika daya tahan tubuh Anda tidak begitu baik. Untuk meredakan sakit flu, Anda bisa memanfaatkan olahan daging burung bubut. Daging burung bubut dapat Anda kombinasikan dengan sup sehingga menambah kesegaran dan kehangatan. Anda dapat membuat sup daging burung bubut dengan bumbu sup yang kaya akan rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, dan ginseng. Sup daging burung bubut akan menggoda selera Anda karena dagingnya sangat empuk dan gurih. Untuk menambah asupan gizi, ada baiknya campurkan sayur mayur yang berwarna hijau dan kaya vitamin. Nah, itulah obat yang lezat untuk sakit flu Anda.

2. Mengobati Asma

Untuk mengobati sakit flu, Anda hanya perlu mengolah daging flu menjadi santapan yang lezat. Berbeda dengan kasus penyakit asma, Anda harus mengambil minyak burung bubut terlebih dahulu. Tetapi, Anda tidak perlu ambil pusing untuk mendapatkan minyak burung bubut secara langsung. Anda dapat mencari minyak burung bubut di apotek dan toko herbal. Cara mengobatinya yaitu dengan mengonsumsi langsung minyak burung bubut atau mencampurkannya pada makanan Anda.

3. Anti Kanker Rahim

Di udara bebas, terdapat banyak sekali radikal bebas. Jika tubuh Anda tidak cukup mampu untuk menangkalnya, Anda akan mudah terkena berbagai macam penyakit berbahaya seperti kanker. Nah, minyak burung bubut ternyata mengandung zat penangkal radikal bebas yang dapat memicu kanker rahim. Sebagai tindakan pencegahan, Anda cukup mengoleskannya di bawah perut Anda dan lakukan dengan rutin. Jika Anda sudah terserang kanker rahim, Anda dapat mengonsumsi obat herbal ini dalam bentuk kapsul.

4. Mengobati Patah Tulang

Khasiat burung bubut yang selanjutnya adalah sebagai obat penyembuhan patah tulang. Minyak burung bubut dapat mempercepat proses penyembuhan patah tulang. Tulang butuh zat kalsium yang cukup untuk meregenarasikan sel-sel tulang dan zat ini terdapat dalam burung bubut dalam jumlah banyak.

5. Menyembuhkan Luka Bakar

Minyak burung bubut juga sangat berkhasiat untuk mengeringkan luka, baik luka ringan atau luka yang cukup parah. Anda hanya perlu mengoleskannya di kulit Anda yang terluka. Minyak burung bubut juga ampuh menghilangkan bekas luka bakar. Minyak burung bubut dapat dengan cepat mengganti sel-sel kulit yang mati.

Demikianlah beberapa khasiat dan manfaat burung bubut sebagai pengobatan. Tetapi, Anda tetap harus bijak dalam memanfaatkan alam yang telah dianugerahkan Tuhan kepada kita. Ingat, populasi burung bubut semakin berkurang. Jadi, Anda tidak boleh dengan bebas untuk melakukan perburuan liar! Semoga artikel ini bisa menjadi tambahan pengetahuan Anda tentang dunia perburungan. 
   

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top