Habitat dan Persebaran Burung Blekok Sawah

Habitat dan Daerah Persebaran Burung Blekok Sawah

Kali ini admin punya bahasan baru yang tidak kalah menarik loh? Sebelum masuk ke bahasan yang lebih lanjut, ada baiknya kita kenalan dulu dengan si blekok sawah yang manis dan eksotis ini ya?
Blekok sawah yang punya nama latin Ardeola speciosa ini adalah salah satu spesies burung dari keluarga Ardeidae. Ardeidae merupakan keluarga burung dengan suku besar yang tersebar luas di dunia dan dihuni oleh burung-burung berkaki panjang.

Blekok sawah memiliki leher panjang dan paruh yang panjang serta tidak bengkok. Hal ini berfungsi untuk mencotok ikan dan vertebrata-vertebrata kecil semacam katak dan kodok. Blekok sawah juga senang berburu invertebrata seperti cacing, crustacea, dan insecta.

Blekok sawah sering memamerkan bulu-bulu halusnya yang panjang dengan cara ditegakkan untuk menarik lawan jenis. Sarang burung blekok terbuat dari tumpukan ranting dan berada di atas pohon. Ada 22 spesies burung blekok di Sunda Besar, dan umumnya mudah dibedakan antarjenisnya. Blekok sawah termasuk kategori wading bird, anggota dari bangsa ciconiiformes yang bisa dijumpai di mana saja, kecuali di kutub utara dan selatan. Cicooniiformes sangat suka dengan daerah yang hangat. Musim gugur dan musim semi adalah masa di mana burung blekok sawah bermigrasi dari daerah dingin menuju ke daerah yang hangat. Bangsa Ciconiiformes umumnya pemakan daging.

Di persawahan,burung blekok sawah berfungsi sebagai pembasmi hama serangga alami dan sebagai petunjuk pergantian musim bagi petani. Tapi lain cerita, jika di daerah tambak ikan atau udang, burung ini justru bisa menjadi musuh bagi petani udang karena burung ini akan memakan ikan dan udang.

Habitat dan Perilaku Blekok Sawah

Habitat blekok sawah di daerah persawahan atau daerah berair dan berlumpur entah di perbukitan atau di pesisir. Burung ini bisa hidup secara soliter (sendri) ataupun berkoloni dengan jumlah paling besar. Blekok sawah juga dapat dijumpai di genangan rumput, rawa-rawa, kolam, mangrove, atau pinggiran kali. Burung ini sering dijumpai di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1500 m di pulau Jawa.

Perilakunya cukup unik, mereka senang berdiri dan mematung serta memosisikan tubuh dengan posisi rendah, sesekali menarik kepalanya sambil menunggu makanan tiba. Burung ini termasuk buurng diurnal yang beraktivitas di pagi dan sore. Ketika sore, mereka terbang perlahan-lahan secara berpasangan atau lebih. Mereka juga terlihat terbang secara berkoloni mencari peristirahatan. Mereka berkumpul bersama burung air lainnya seperti kuntul kerbau.

Jenis kelamin burung blekok sawah nyaris sama sehingga sukar dibedakan. Blekok sawah terdiri dari dua subspesies , yaitu Ardeola speciosa speciosa dan Ardeola speciosa continentalis. Perbedaan keduanya ada pada bentuk paruh dan sayapnya yang lebih panjang. Persebaran Ardeola speciosa continentalis tersebar luas di Thailand, Myanmar tenggara, Vietnam bagian selatan, dan Kamboja.

Persebaran Burung Blekok Sawah

Wilayah persebaran blekok sawah tersebar di Sumatera Selatan, namun tidak berkembang biak di Jawa. Blekok Sawah berkembang di Kalimantan tenggara. Burung blekok sawah jarang dijumpai di Jawa dan Bali, mereka sering terlihat di Sulawesi dan Sumba.

Secara global, burung blekok sawah tersebar di semenanjung Malaysia, Indocina, Sulawesi, Sunda Besar, India, serta daerah oriental. Namun, ulah manusia seperti alih fungsi area persawahan, perburuan liar, eksploitasi, dan penggunaan pestisida membuat burung blekok sawah terancam punah. Dengan demikian, tidak ada lagi fungsi burung blekok sebagai musuh alami hama serangga, tidak ada lagi petunjuk alami pergantian musim, hilangnya suara alam si burung blekok, hilangnya pupuk tanah alami yang berasal dari kotorannya, dan terputusnya rantai makanan.

Artikel KicauPedia.Com Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Scroll to top